Selamat Ulang Tahun Irvan

Hallo kamu yang berulang tahun …Awalnya aku berharap tidak menulis panjang, hingga membuatmu merasa bosan membacanya,

yti, yang teridolakan (ciailah)

Untuk kamu..

Kamu yang selalu antusias dan mempunyai semangat yang membara, selalu aktif dan tak bisa diam.

Kamu yang energik dan selalu bersemangat dalam banyak hal dan membuatku merasa “hidup” .

Kamu yang rela meninggalkan zona nyaman demi kemandirian di masa depanmu.

Kamu yang bijaksana pikirannya untuk aku ajak bicara,

Kamu yang sederhana dalam ketidakmengertian.

Selamat ulang tahun, kamu yang selalu berusaha memperbaiki diri,

Semoga bertambahnya usia bukan hanya sekedar angka, 

Selayaknya kamu patut berbangga atas dirimu karena tidak semua orang melewati fase yang telah kamu lalui seperti saat ini.

Aku yakin, Tuhan akan memberimu tanggung jawab dan kepercayaan yang lebih besar kepadamu,

365 hari kedepan, aku percaya bahwa hal-hal besar akan terjadi padamu, entah itu impian maupun harapan. 

365 hari kedepan, aku percaya bahwa akan ada banyak pembelajaran, kesempatan dan proses yang membuatmu semakin dewasa.

Aku yang, yaa..aku menyukai caramu berpikir dan kamu adalah salah satu hal terbaik yang pernah terjadi padaku, semoga kamu selalu dilimpahkan bahagia. Semoga api semangatmu selalu dijaga Tuhan ya

Terimakasih sudah pernah ada..

28.8.2015 -Nungky

Aku tulis kalimat tersebut dengan tulisan tanganku sendiri. Aku buat surat tersebut satu bulan sebelum dia berulang tahun. Kalimat yang sama seperti apa yang aku ucapkan diakhir sujud sujud. 

Sebenarnya ada beberapa kalimat yang tidak tertulis tapi biarlah aku yang tau haha.

Selamat ulang tahun Irvan, terima kasih sudah pernah ada. 

Happy 4th Anniversary my blog

1 April 

Blog ini bukanlah blog baru. Bukan setahun ataupun dua tahun. Yeah.. Ini tahun ke-4 blog ini hadir. Hadir menemani resah, kegundahan, dan apapun yang terjadi. Tak semuanya kuceritakan! Aku bukanlah orang yang pintar menuangkan segala sesuatunya pada tulisan. 

6 tahun yang lalu adalah pertamakalinya aku menggunakan blog sebagai sarana menuangkan perasaan. Kelas 1 SMP memulai perjalanan ng-blog dengan sesuatu yang orang kebanyakan menyebutnya alay. Mendaftar di blogspot!  pelangitukindonesia.blogspot.com terpilih untuk dijadikan nama domain. Agak berlebihan memang, namun kala itu rasa nasionalisme memang sedang memuncak. Mengagumi kehabatan tim nasional bulutangkis Indonesia yang sedang banyak menelurkan prestasi. Mengagumi salah seorang dari bagiannya. Dengan harapan beberapa teman kelasku dapat membaca beberapa potongan kisah bagaimana aku sangat mencintai tim tersebut.Namun, karena keterbatasanku menggunakan teknologi (re : gaptek) maka tamatlah riwayat blog itu. 

Lalu, keinginan untuk blogging lagi muncul sekitar pertengahan 2011 (saat kelas 3 SMP). wordpress! Dipilih karena design yang menarik dan bagus. Niat awal mempunyai blog hanyalah untuk mengikuti lomba design blog bertemakan Bandung. Namun karena suatu hal, gak jadi deh 

Damnitstrue2812.wordpress.com. Nama domain yang tak jauh berbeda dengan blog pertamaku. Alay ! Di awal kemunculannya blog ini hanya diisi dengan posting-posting tulisan orang lain. Dengan rasa tak bersalah aku meng-copy tulisan mereka ke dalam blogku tanpa mencantumkan sumbernya. Memang, saat itu aku tidak mengerti mengenai hak cipta seseorang. Tapi semakim kesini nampaknya blog ini kurang memancarkan sisi manfaatnya untuk orang lain. Mungkin hanya beberapa postingan yang dapat aku bagi ilmunya untuk reader sisanya hanya curahan hati tidak bermutu.

Harapannya, semoga blog alay ini bisa menemani empunya sampai nanti. Bermanfaat untuk tugas-tugasku atau mungkin hingga aku bekerja kelak. Karena aku memimpikan bisa bekerja sesuai hobi.

Karena pekerjaan paling enak,  yaitu hobi yang dibayar


nungky 1 april-

Bercermin dari kehidupan Soni Wakwaw

Baru saja beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah ajang penghargaan di salah satu tv swasta yang bertagline satu untuk semua.
Di acara tersebut menampilkan segmen ” I’m posible” dimana bintang tamunya adalah Soni Wakwaw dan keluarga.

Seperti kita ketahui, Soni wakwaw adalah salah satu pemeran dalam sinetron Mak Ijah pingin ke Mekah, sebenarnya nama aslinya adalah Soni kurniawan namun karena dia sering menyebut wakwaw maka dia lebih populer dipanggil Soni Wakwaw. Oh, iya. Saya juga sebnarnya bukanlah penggemar sinetron tersebut tapi apa salahnya mengenal pemainnya lebih dekat dari kisah hidupnya. Saya beruntung menyempatkan waktu menonton acara penghargaan tersebut karena dari situ membuka mata kita bahwa apa yang kita lihat belum tentu seperti apa yang kita pikirkan. Jujur saja saat menonton sinetron tersebut rasanya kurang menarik.

Langsung saja, Di segmen tersebut, diceritakan singkat bagaimana kehidupan soni wakwaw yang berasal dari keluarga tidak mampu, ayahnya hanyalah seorang pengepul barang bekas ( kalo tidak salah), dan ibunya hanya bekerja sebagai seorang buruh cuci dari satu rumah ke rumah lain (maaf lagi kalo salah) , lalu orang tuanya bercerita bahwa soni sejak kecil memiliki kekurangan pada fisiknya yaitu kurang penglihatan, pendengaran. Hal itulah yang menjadi kendala soni sehingga dirinya tidak naik kelas hingga 3x, yang padaakhirnya sekolah memutuskan untuk mengeluarkan soni dari sekolahkarena tidak dapat mengikuti pelajaran, dan gurunya menyarankan agar soni dapat diseklahkan di sekolah luar biasa. Namun keterbatasan ekonomi membuat soni terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya dan dia hanya diajarkan pelajaran seadanya oleh ibunya di rumah.

soni pun memutuskan untuk membantu ayahnya bekerja sepertimendorong gerobak barang bekas. Hal tersebut padahal sudah dilarang ayahnya tetapi soni tetap melakukannya
” waktu itu sayang bilang gausah dibantuin, biarin aja, . Dia tetap diam dan saya tetap menarik gerobaknya. Hingga gerobaknya terasa ringan, saya lihat kebelakang ternyata soni ikut membantu mendorong”

Mulia sekali bukan dia?. Dia tidak mau tau kalau dia ikut membantu karena kalau ayahnya tau ia ikut membantu pasti ayahnya melarang lagi, jadi dia mengendap ngendap untuk membantu meringankan pekerjaan ayahnya. Selain itu soni juga bekerja menjadi tukang parkir di lokasi syuting “Mak Ijah Pingin Ke Mekah” . Hingga pada suatu saat produser dari sinetron tersebut mulai memperhatikan soni

” saat itu saya lihat dia menjadi tukang parkir lalu lama kelamaan kesini-sini dia jadi ikut membantu kru di di lokasi “ (mungkin membanatu mengangkat barang atau sebagainya)

Lalu pada suatu saat dia ditawari ikut syuting karena dinilai lucu juga karena yang dia bisa katakan hanya ” bapa mana .. Bapa mana”
Dari honor awal-awalnya dia dapat membantu perekonomian keluarganya

” dia pernah bilang ke saya kalau dia ikut syuting, memang saya pernah liat beberapa kali dia di tv , dia pulang ke rumah membawa uang 30rb awalnya kadang juga lebih dari itu, hasil uangnya diserahkan kepada saya” ujar ibunya

Soni wakwaw juga senang berbagi dengan saudaranya, dia kalau punya uang dibelikan makanan, makanannya dibagi bagi sama saudaranya.
Saya lupa siapa yang menurutkan ini , bahwa saat itu soni sedang jadi tukang parkir, hasil dari uangparkir tersebut dia kumpulkan lalu dia belikan makanan di mini market dan lalu dibagi-bagikan kepada kru-kru di lokasi shyuting.

Saya yang mendengarnya pun tersentuh, dia yang masih dalam kekuranganpun masih bisa berbagi.
Orangtuanya pun bersyukur karena soni dapat mengangkat derajat keluarganya.
Dari hasil soni bekerja, soni akhirnya dapat membantu keluarganya pindah rumah dari rumah kardus ketempat rumah kontrakan yang lebih layak.
Tetapi, dari acara tersebut soni wakwaw di beri berkah dan rezeki Allah yang lebih banyaklagi, melalui tangan-tanganpara dermawan akhirnya Soni mendapatkan satu unit rumah tanpa mengontrak lagi.

Dari kisah hidup tersebut saya jadi berpikir, pantaskah saya mengeluh dengan kondisi yang bisa dibilang kehidupan saya lebih beruntung dari soni. Sementara soni dalam keterbatasannya masih dan mau berbagi dengan sesama. Hal tersebut juga memberi peringatan kepada sya agar saya tidak lupa menyisihkan rejeki saya untuk orang yang membutuhkan.
Hal tersebut membuktikan bahwa rejeki Allah tidak pernah salah dan siapapun yang ikhlas membagi rejekinya niscaya Allah akan tambahkan berlipat-lipat ganda.
Aaminn YaRabal Alamin.

Dosa dan Azab Anak Durhaka

Indahnya Berbagi

“dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah, dan durhaka kepada orang tua, dan membunuh manusia dan sumpah palsu”.(H.R. Bukhari).

Pernahkan kita membuat orang tua marah, kesal, membuat orang tua kecewa, berbuat angkuh, mengucapkan kata dengan tidak sopan, menatap ortu dengan pandangan mata yang tajam, memaki ortu, bersikap keras dan mengabaikan ortu, pergi keluar rumah tanpa ijin, bahkan membuat ortu menangis sedih krn ulah kita.? (naudzubillah).

Perbuatan2 itu  dalam Al-qur’an dan hadist  termasuk dalam dosa besar. Allah membenci makhluk yg durhaka terhadap orang tuannya, sampai2 Allah memberikan siksa dan ancaman hukuman yang pedih bukan hanya diakhirat kelak, tp disegerakan Allah siksanya didunia.

Lihat pos aslinya 611 kata lagi

MABA semester satu

Kemarin-kemarin lagi semangat-semangatnya ngampus, lagi excited sama tugas. Tapi minggu-minggu ini malah sebaliknya tiap hari rasanya pingin kupu-kupu, ikut organisasi juga baru satu itu juga gabgeitu excited, sekarang cuma lagi pingin fokus sama tugas mata kuliah, lagi pingin ngemaksimalin nilai buat ngejar IPK..
Bukan berarti gue kehilangan semangat tapi mungkim belum tepat sama suasana hati. Tapi disisi lain juga lagi ngerasa gak nyaman sama keadaan, sama lingkungan. Gada sesuatu yang bikim termotivasi buat ngemaksimalin mood buat kampus seutuhnya kecuali tugas tugas dan tugas..
Iya tugas, kadang tugas pun matahin semangat karena gue gasuka sama tugas yang dikasih salah satu dosen, gue gamenikmati tugasnya, gue lebih baik nulis nulis dan nulis berlama lama dari pada ngerjain tugas tersebut.
Oh God , aku ingin semua ini segera berlalu

Jadwal Lengkap Bulu Tangkis Asian Games

SEJAHTERA BADMINTON

INCHEON, Kompas.com – Tim putri bulu tangkis Indonesia akan memulai usaha merebut medali emas Asian Games Incheon 2014 dengan menghadapi Maladewa, Sabtu (20/09/2014).

Dalam dua hari kedepan, tim bulutangkis Indonesia akan memulai laga perdana di gelaran Asian Games 2014. Cabang olahraga tepok bulu ini akan dimainkan pada 20-29 September 2014 di Gyeyang Gymnasium, Incheon, Korea.

Nomor beregu putra dan putri akan dimainkan terlebih dahulu pada 20-23 September, dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 24-29 September.

Tim beregu putra Indonesia yang diunggulkan di tempat kedua, menargetkan untuk bisa lolos ke partai final dan minimal bisa mengamankan medali perak. Sedangkan tim putri dipatok target untuk meraih medali perunggu.

Pada multi event negara-negara Asia ini, format pertandingan beregu yang digunakan adalah format Piala Thomas dan Piala Uber. Dimana akan ada lima partai yang dimainkan yaitu tiga partai tunggal dan dua partai ganda. Siapa yang lebih dulu meraih tiga poin kemenangan, berhak untuk lolos ke…

Lihat pos aslinya 257 kata lagi

Oh..Ternyata Ambievert

Menjadi mahasiswa baru adalah hal yang setengah menyenangkan dan setengah enggak.
Momen menjadi maba ini aku jadikan sebagai penilaian terhadap diri aku sendiri, sebagai pengukur nilai pergaulan aku. Apakah aku ini extrovert atau introvert

Menurut salah satu sumber yang aku baca, ciri-ciri extrovert adalah sebagai berikut:
a. Senang bersama orang
b. Percaya diri (Kadang bisa berlebihan)
c. Aktif
d. Lebih senang bekerja kelompok
e. Lebih suka berinteraksi dengan banyak orang sekaligus
f. Gampang bergaul (supel)
g. Senang beraktifitas
h. Lebih senang bercerita, daripada mendengarkan orang bercerita
i. Senang dengan kegiatan dengan banyak orang (jalan-jalan, pergi ke konser, nongkrong, berpesta dsb)
j. Lebih senang berpartisipasi dalam sebuah interaksi
k. Berbicara/Melakukan dulu baru berpikir
l. Lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan kata-kata

Sementara ciri-ciri orang introvert :
a. Senang menyendiri
b. Pemikir
c. Pemalu
d. Pendiam
e. Lebih senang bekerja sendirian
f. Lebih suka berinteraksi secara langsung dengan 1 orang (1 on 1 interaction)
g. Susah bergaul (kuper)
h. Senang berimajinasi
i. Jarang bercerita, lebih suka mendengarkan orang bercerita
j. Senang dengan kegiatan yang tenang (membaca, bermain komputer, memancing, bersantai dsb)
k. Lebih senang mengamati dalam sebuah interaksi
l. Berpikir dulu baru berbicara/melakukan
m. Lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan

Dadi kedua ciri diatas, ciri-ciri introvertlah yang hampir 95% aku miliki.
Tapi terkadang aku merasa “ah gue perasaan gak pendiem pendiem amat, gue suka berkenalan dengan orang baru, gue terkadang senang bisa bareng-bareng temen-temen kalo lagi jalan” tapi kadang aku juga memang memilih “kesendirian” sebagai hal yang menyenangkan.

Di saat orang-orang gak PD jalan sendiri, pergi ke mall sendiri atau makan di (misal KFC) sendiri atau pergi ke tempat festival maupun seminar sendiri , JUSTRU aku merasa pergi ke tempat itu sendiri adalah menyenangkan.

Kadang senang melucu di depan orang banyak, banyak ngmong sampe berbusa tapi kadang tiba-tiba bisa menjadi pendiam,kaku, pemalu.
Kadang senang mecurahkan perasaan kepada teman kadang juga sering tersiksa dengan masalah yang digadapi karena saking memendam (tidak mau menceritakan)

Pemalu? Memang kadang bisa sangat jadi pemalu bahkan pendiam tapi disuatu momen kadang bisa jadi orang yang gatau malu kalo lagi kumpul sama genk.

Entahlah aku itu kenapa?
Masih dengan pertanyaan yang sama “apakah aku memiliki dua kepribadian? ”

Beberapa menit yang lalu, tiba-tiba iseng browsing tentang introvert dan extrovert ini dan menemukan sebuah blog dengan pembahasan tentang keduanya..

Ada kata ambievert . Apa itu ambievert?

Bener!! Bener banget
Memang kadang-kadang ketika saya sedang happy, tiba-tiba saja saya bisa sedih menangis karena sesuatu masalah terlintas dibenak begitu saja. Dan sebaliknya.

Kadang memang merasa tersiksa (lebay) juga dengan ambievert ini, suka merasa “ih kenapa sih gue gak kayak dia, gampang banget bergaulnya” .
Beda dengan saya kalo bergaul itu mesti pelan-pelan dulu meskipun pada akhirnya kita menjalani pertemanan yang menyenangkan.

Menemukan kata-kata yang tepat menggambarkan siapa diri ini, sungguh menyenangkan. Seakan akan saya mengetahui bahwa saya ini masih normal, padahal saya merasa jadi orang paling aneh.

Hidup gini-gini aja

Biasa lagi merenung disebuah ruangan yang pemiliknya adalah aku.
Iya, aku sendiri. Sendiri di ruang gelap sambil bernafas dengan udara yang bercampur dengan harapan.
Habis baca-baca blog orang
Mengetahui potongan kisah hidupnya yang indah dari tampaknya.

Kalo dibalikin lagi ke aku,
Rasanya aku gini-gini aja, hidup yagitu-gitu aja. Meski punya motivasi dan semangat yang besar untuk hal yang aku sukai tapi rasanya dari sesuatu itu belum bisa menelurkan prestasi yang fenomenal (telur? Ayam kali ah)
Rasanya setiap hari dengan statusku sebagai pelajar yagitu tiap hari pergi sekolah, masih minta jajan ke ibu. Apa apa masih minta. Kayaknya gue nothing banget gitu

Rasanya pingin melakukan sesuatu yang bisa ngebanggain orang tua. Gacuma sekedar prestasi ranking akademik aja tapi dengan hal lain gitu.
Pernah suatu waktu ibu cerita kalo ibu ketemu sama mamanya temen SD gue (sebut saja mawar) ” tadi ibu ketemu sama mama mawar, mawar sekolahnya di SMA 5, dia abis ngikut kejuaran debat pidato pake bahasa inggris…”
Huuhh nyesek banget, bukan sebel sama ibu tapi gue sebel aja sama diri sendiri, gue malu ..malu..malu bangeett kenapa gabisa kayak si mawar itu.
Pernah juga pas lagi nonton berita di tv tibatiba bokap cerita sambil nunjuk-nunjuk tv dengan wajah antusias kalo anaknya temennya itu lagi jambore pramuka ke swiss
“Maaf aku belum bisa kayak gitu😦 ” batinku

Beda lagi sama temen socmed gue, dia abis keliling beberapa negara di asia sama eropa, dia bisa kayak gitu karena dia jadi bagian choir dikampusnya ( kampusnya di indo) lalu ikut kejuaran dan dapat undangan dari beberapa negara. Hebat banget yaa..

Ada lagi cerita dari seseorang yang random gue temuin di instagram, sebenernya gabegitu random juga sih, sebut saja melati, melati ini adik sesepu dari idola gue, kita gakenal tapi gue sering stalking IG-nya. Menurut perkepoan dia ini kuliah disalah satu univ ternama dikota sura dan buaya itu katanya sih jurusan interior-design. Dan sekarang lagi magang di korea. Hufftt indah banget

Gue dengan beberapa kegiatan yang gue jalani, gue baru mampu mencapai level nasional, itupun gamenang
Ntahlah apa gue kurang support atau apa, masalahnya gue tiap ada lomba gitu juga kadang ortu gue dingin aja, malah kadang gatau.

Gue selalu ngebayangin ada diposisi orang-orang kayak mereka (yang selalu berprestasi dibidang akademik dan non akademik)
Tapi gue sadar kok, kalo cuma bayangin doang yaa is nothing
Mungkin gue kurang usaha untuk menghidupi mimpi-mimpi gue.

Ya Allah bantu aku menggapai semua mimpi-mimpiku
Semata untuk membuat senyuman bahagia yang terukir diwajah kedua orangtuaku.
Aamiin